3 Manajer Yang Bisa Buat MU Bermain Menyerang

180

3 Manajer Yang Bisa Buat MU Bermain Menyerang-Meski berada di peringkat kedua di Premier League, Manchester United memainkan sepakbola negatif. Jose Mourinho kerap menerapkan strategi defensif sehingga mereka cenderung terlihat membosankan.

Pada musim pertamanya bertugas, Mourinho mampu memenangkan Liga Eropa, Piala Liga dan Community Shield di Old Trafford. Mental juara yang meninggalkan Theater of Dreams bersama Sir Alex Ferguson pada 2013 sepertinya sudah mulai kembali.

Namun, Mourinho menjalani musim yang sulit pada musim 2017/18. Banyak yang tidak senang dengan sepakbola pragmatis dan membosankan ala pria Portugal tersebut. Setelah kekalahan dari Sevilla di kandang sendiri kemarin, banyak penggemar yang meminta Mourinho meninggalkan klub.

Berikut ini tiga manajer yang bisa membuat Manchester United bermain menyerang:

1.Mauricio Pochettino

Dibandingkan dengan para manajer papan atas Premier League lainnya, Mauricio Pochettino bisa dibilang sebagai pemula yang mendapat banyak perhatian selama beberapa tahun belakangan ini.

Manajer Argentina itu mengambil alih posisi tim dari Tim Sherwood pada tahun 2014 dan telah memberikan hasil yang luar biasa di White Hart Lane.

Di bawah kepemimpinannyaa, Spurs sangat enak ditonton dengan gaya permainan yang mengalir bebas. Ia memain sepakbola menyerang dengan formasi 4-2-3-1 sehingga pertahanan mereka juga sulit ditembus.

Pochettino juga senang dengan pemain muda. Dia mampu mengubah pemain seperti Harry Kane, Dele Alli, Eric Dier menjadi pemain papan atas. Manajer berusia 46 tahun itu sudah dikaitkan dengan Real Madrid.

Dengan dirinya, Old Trafford akan mendapatkan manajer dengan banyak pengalaman di Premier League. Pochettino diyakini bisa memberikan kesuksesan untuk Setan Merah mengingat mereka punya kekuatan finansial yang kuat.

2.Joachim Loew

Jika ada salah satu manajer yang mampu memberikan kesuksesan dalam setiap kesempatan adalah Joachim Low. Setelah memenangkan Piala Dunia dan Piala Konfederasi, Loew saat ini berada di puncak karirnya.

Banyak yang meragukan kemampuan Loew mengingat ia menangani tim nasional Jerman yang selalu dipenuhi superstar. Pria Jerman itu kemudian menjawab semua kritik dengan mengangkat Piala Konfederasi menggunakan tim “B” dengan skuat rata-rata berusia 25 tahun.

Gaya permainannya sama sekali tidak perlu diperkenalkan lagi. Yang perlu diingat adalah tim Jerman-nya berhasil merobek pertahanan Brasil dalam kemenangan 7-1 di Piala Dunia 2014.

Loew memang belum pernah menangani klub papan atas Eropa. Namun, ia bisa meniru jejak Antonio Conte yang meninggalkan tim nasional untuk menangani Chelsea dan mengangkat Premier League di musim debutnya.

Namun, manajer Jerman itu harus menjadi salah satu nama teratas dalam daftar untuk menggantikan Mourinho, seandainya United memecat bos Portugal tersebut.

3.Carlo Ancelotti

Raksasa Spanyol Real Madrid memecat Ancelotti hanya setahun setelah mereka memenangkan La Decima. Setelah itu, dia menangani Bayern Munchen dan dipecat setelah tim Bundesliga itu menjalani awal musim 2017/18 dengan buruk.

Meski dipecat Bayern, pria Italia itu adalah satu-satunya manajer yang pernah memenangkan tiga trofi Liga Champions. Ancelotti selalu bisa memberikan trofi kepada timn yang ditanganinya.

Dia juga punya pengalaman melatih di Inggris bersama dengan Chelsea. Namun, ia dipecat dari Stamford Bridge meski memenangi tiga piala dalam waktu 18 bulan.

Mantan manajer AC Milan itu juga masuk dalam radar Chelsea pada musim panas ini dan pria Italia itu bisa dibilang cocok untuk pekerjaan di Old Trafford.

 

agen judi bola online terpercaya